MINA PADI SOLUSI PETANI MASA KINI



"Mina Padi Desa Cengkalsewu, Sukolilo, Pati, Jawa Tengah" 

By; Noer_Wilis

"Menambah penghasilan, dengan lahan yang sempit dan membantu ekosistem sawah menjadi lebih dinamis
        Berawal dengan kegagalan panen padi, yang semakin menurun dari tahun ketahun membuat hati saya mengolah pola pikir saya untuk menjadi lebih berkembang dipertanian. Gagal panen yang sering dialami oleh petani dengan adanya gangguan hama tikus. Tikus merupakan hama yang agak sulit dihilangkan dalam penghasilan petani. Petani sudah berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut.

Akan tetapi dalam kacamata saya hal ini tidak lain karena disebabkan lemahnya ekosistem di sawah. Hewan pemakan sawah tikus sudah sangat sulit ditemuka di ladang persawahan. Ular dan burung hantu sudah jarang ditemukan, sehingga menyebabkan rantai makanan sedikit terputus dan menyebabkan populasi tikus disawah menjadi lebih dari perhitungan akal logika manusia.
Berawal dari masalah itulah, saya berfikir bagaimana bisa menekan populasi tikus tersebut semakin berkurang. Singkat cerita 5 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2011 kami bersama keluarga berencana membuat sistem pertanian dengan dibawahnya ada ekosistem perikanan. Sistem ini sudah cukup lama dikenalkan dan sering disebut dengan sistem mina padi. Pada awalnya kami kerepotan dengan menggali dan mencari benih ikan dengan kondisi modal serba pas-pas an. Akhirnya dengan segala tekat dan usaha yang kuat kami bisa mewujudkan sistem mina padi tersebut.
Pada tahun pertama tanaman padi berhasil dengan sangat memuaskan, dan bahkan bisa tiga kali panen dalam setahun. Dan ikan yang didalam padi tersebut tidak kalah memuaskan panennya. Pada sistem mina padi ini, terciptalah sebuah eskositem baru yang bisa dikatakan untuk membantu ekosistem yang telah tiada. Pada tahun pertama ini, hama tikus tidak cukup bisa ditekan. Hal ini disebabkan tikus masih lemah dalam berenang diperairan untuk memakan batang padi serta merusaknya. Disamping itu terciptanya komunitas ular yang mulai berada didaearah ini.

Usaha ini tidak serta merta berjalan mulus sesesuai harapan kami saya. Paad tahun ketiga ternyata tikus sudah mulai cerdas dan peka terhadap lingkungan, terutama pada musim kemarau yang sullit air. Tikus ternyata saya melihat dengan seksama bisa berenang dan menyelam seberapa detik dan kemudian meraih batang padi saya. Alhasil pada musim ini kami tidak bisa memamen padi dengan hasil memuaskan. Dari fenomena ini kemudian saya berfikir dan mengolah otak saya untuk terus semakin berfikir menciptakan sesuatu yang baru.
Musim kemarau sebagian ditanami sayuran

Solusi demi solusi saya terapkan untuk membuat hama satu ini bisa pergi atau mengurangi kegagalan panen saya. Akhirnya sekarang kami sudah cukup tenang sedikit dalam menghadapi masalah hama satu tersebut. Seandainya petani di Indonesia ini bisa menerapkan sistem Mina padi, maka petani akan lebih sejahtera dan tidak ketergantungan pada dunia industri.


Musim Kemarau sebagian ditanami bawang merah
Fenomena masyarakat yang lebih suka bekerja didunia industri, pertanian yang seharusnya dikelola dan dikerjakan bisa menghasilkan optimal. Maka tidak salah kalau pemerintah kita sering mengimpor beras dari tahun ketahun. Dengan sistem mina padi petani, mendapatkan padi yang unggul dengan sedikit bahan kimia, penyakit wereng dengan sedikit di atasi oleh ikan dibawahnya. Dan kesuburan tanah bisa cukup terjaga dengan pengelolaan yang baik. disamping itu juga di sekitar lahan mina padi atau sering disebut tanggul (jawa) bisa ditanai dengan tanaman holtikultura yang lain, seperti pepaya, pisang, cabe dan tanaman sayuran yang lain. Semua itu bisa menjadai lahan yang produktif untuk pertanian.
Sebagian pisang yang kami tanam
 Semua tergantung pada pemikiran dan ketekunan seorang petani dalam mengelola lahan persawahannya. Dengan didasari tekad yang kuat dan etos kerja yang tinggi semua akan bisa dicapai. Pertanian ini merupakan suatu pem ikiran yang harus ditanamankan pada jiwa jiwa muda untuk mengembangkan pertanian secara langsung di daerah.
Kami sekeluarga sudah cukup merasakan bagaimana hasil dari sistem ini, dengan berbagai macam hasil pertanian yang kami olah. Semua ini tidak serta merta mudah dilakukan, semua pasti akan ada kendala didalamnya. Kalau saya berfikir seberapa besar kendala terjadi makan sampai kapanpun kami tidak akan pernah merasakan hasilnya sekarang. Dengan awal pembuatannya kami sudah mendapatakn cibiran dan ejekan dari kalangan orang, kami terus yakin akan niat tersebut akan bisa membuahkan hasilnya kelak. Mungkin cukup sekian dari saya, masih banyak sebenarnya yang akan saya ungkapakan.

Pada intinya yang perlu ditata dalam sistem pertanian mina padi ini adalah pola pikir kita akan kemajuan pertanian nasional, pentingnya pertanian buat anak cucu kita kelak, dan pendapatan ekonomi yang lebih dengan lahan yang sempit dan jiwa juang yang tinggi.

Terima kasih mohon maaf bila ada tutur kata yang tidak berkenan dihati para pembaca.
                                                                                   

                                                                                                Salam Petani

                                                                                                Noer_wilis 

Postingan Terbaru

info
>